Showing posts with label Jurnalistik. Show all posts
Showing posts with label Jurnalistik. Show all posts

Akademisi Kiritisi Fenomena ‘Clickbait’ dalam Jurnalisme Media Online

Romeltea 0 Follow @username
Akademisi Kiritisi Fenomena ‘Clickbait’ dalam Jurnalisme Media Online
Akademisi dari Universitas Indonesia (UI) Dr. Irwansyah, S.Sos MA, menilai kemajuan teknologi telah menimbulkan generasi jurnalisme malas, dan munculnya fenomena ‘clickbait’ dalam jurnalisme media online.

Wartawan media online mengandalkan media sosial sebagai sumber informasi tanpa melakukan cek dan recek lebih lanjut, sehingga berita yang dihasilkan pun tak jarang menjadi berita hoax alias berita bohong.

Munculnya fenomena ‘clickbait’ menurut Irwansyah, juga sejalan dengan munculnya berita hoax. Wartawan media online membuat berita dengan judul-judul fantastis, yang tujuannya agar pembaca mengklik berita tersebut, sehingga rating media online tersebut menjadi naik.

“Tak jarang berita yang disajikan kurang memenuhi etika, informasinya kurang lengkap karena hanya mewawancarai satu narasumber, dan terkadang hanya mengutip informasi dari media sosial saja,” tutur Irwansyah pada Seminar Informasi Aktual “Media Massa Vs Media Sosial yang digelar Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut di Hotel Four Point by Sheraton, Jumat (27/10/2017).

Disebutkan Irwansyah, Jurnalisme ‘Clickbait’ selalu menampilkan headline berita dengan judul-judul yang fantastis yang terkesan memaksa orang untuk membuka link dari berita tersebut.

Dia mengimbau agar pemilik media lebih mengedepankan etika tidak hanya mengejar profit dan rating media semata. (Tobasatu).*

Cara Menulis Berita yang Benar sesuai dengan Kaidah Jurnalistik

Romeltea 1 Follow @username
jurnalistik
Cara Menulis Berita yang Benar sesuai dengan Kaidah Jurnalistik mengacu pada formula 5W+1H, Piramida Terbalik, dan Bahasa Jurnalistik.

MENULIS berita merupakan keterampilan utama wartawan dan praktisi Humas. Wartawan menulis berita untuk medianya. Demikian juga praktisi Humas.

Namun, kita sering melihat perbedaan mencolok antara kualitas berita yang ditulis wartawan profesional dan staf Humas, terutama di bagian teras (lead) --bagaian terpenting dalam berita setelah judul (headline).

Mari kita simak contoh teras berita yang dibuat staf Humas sebuah instansi pemerintah berikut ini:

Bandung, 25/02/2016. Bertempat di Hotel Nexa, acara Koordinasi Pengelola Teknologi dan Informasi, acara dilaksanakan pada 24-27 Februari 2016. Peran TIK dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Humas dan Informasi Publik, memegang peranan yang sangat penting dalam Melaksanakan komunikasi dan pemberitaan, analisis opini publik, pengumpulan, penyajian, pemukhtahiran dan penyampaian informasi dalam rangka KIP, keprotokolan, dan hubungan antar lembaga negara.

Jika ditulis dengan benar --sesuai dengan kaidah jurnalistik, maka teras berita tersebut ditulis sebagai berikut:
 

[Nama Lembaga] mengadakan Koordinasi Pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Hotel Nexa [Nama Kota] 24-27 Februari 2016. 

Bagian berikut ini adalah opini penulis berita karena tidak menyebutkan sumber:

Peran TIK dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Humas dan Informasi Publik, memegang peranan yang sangat penting dalam Melaksanakan komunikasi dan pemberitaan, analisis opini publik, pengumpulan, penyajian, pemukhtahiran dan penyampaian informasi dalam rangka KIP, keprotokolan, dan hubungan antar lembaga negara.

Segitu aja dulu bahasan kita tentang  Cara Menulis Berita yang Benar sesuai dengan Kaidah Jurnalistik.

Catatan:
  • 5W+1H = What (Apa), Who (Siapa), Where (Di Mana), When (Kapan), Why (Kenapa), How (Bagaimana)
  • Kaidah Jurnalistik = teknik, etika, dan prinsip penulisan berita
  • Bahasa Jurnalistik = bahasa media, bahasa pers, bahasa yang biasa digunakan wartawan berciri khas ringkas, lugas, efektif, hemat kata.